-->

Jeep Rilis Foto Hasil Investigasi Mobil Bos Garansindo yang Tak Keluar Airbag


Waroeng86 - PT DAS Indonesia Motor sebagai agen pemegang merek (APM) Jeep di Indonesia merilis foto-foto Jeep Grand Cherokee milik bos Garansindo Muhammad Al Abdullah yang ringsek tapi tidak mengeluarkan airbag. Dari foto-foto itu dijelaskan, area tumbukan pada mobil Jeep Grand Cherokee itu tidak memicu sensor airbag.

"Sensor benturan depan, kiri dan kanan menunjukkan tidak ada benturan," tulis keterangan foto yang dikirim PT Das Indonesia Motor kepada detikcom, Selasa (21/9/2021).

Stellantis, pabrikan otomotif multinasional yang saat ini memegang merek Jeep telah menyelesaikan investigasi teknis terhadap kecelakaan Jeep Grand Cherokee yang kecelakaan itu. Mobil milik Muhammad Al Abdullah yang merupakan bos Garansindo, mantan APM Jeep di Indonesia, ringsek setelah mengalami kecelakaan di Tol Kanci arah Jawa Tengah, Kamis (15/7/2021). 

Dari hasil investigasi disebutkan, area tabrakan/tumbukan utama berada di bagian atas dari area fokus sensor Supplemental Restraint System bekerja, sehingga tidak memicu airbag.

"Tidak ada tanggung jawab manufaktur yang ditemukan dalam insiden ini. Seat belt menjadi sistem penahan keamanan utama dalam kendaraan pada saat kejadian. Area tabrakan/tumbukan utama berada di bagian atas dari area fokus sensor Supplemental Restraint System bekerja, dengan energi benturan yang dihamburkan oleh berbagai struktur lembaran logam. Oleh karena itu, laju perlambatan yang diperlukan untuk mengaktifkan sistem airbag tidak terpenuhi," sebut Jeep menyampaikan hasil investigasinya seperti disampaikan Dhani Yahya, COO DAS Indonesia Motor sebagai distributor resmi Jeep di Indonesia, Kamis (16/9/2021).

Dalam Buku Manual Kendaraan Jeep Grand Cherokee tahun 2014 juga dijelaskan bahwa ada beberapa sensor dan kontrol yang menentukan airbag mengembang atau tidak. Pertama dari Occupant Restraint Controller (ORC). ORC menentukan apakah diperlukan penyebaran airbag depan dan/atau samping dalam tabrakan depan atau samping. Berdasarkan sinyal sensor benturan, ORC akan mengeluarkan airbag depan, airbag lutut sisi pengemudi, airbag tirai samping, airbag samping, dan pretensioner sabuk pengaman depan, sesuai kebutuhan. Penyebaran airbag tersebut tergantung pada beberapa faktor, termasuk tingkat keparahannya dan jenis dampak.

ORC berisi sistem catu daya cadangan yang dapat mengeluarkan airbag bahkan jika baterai kehilangan daya atau terputus sebelum digunakan. Selain itu, ORC menyalakan Air Bag Warning Light di panel instrumen selama kurang lebih empat hingga delapan detik saat kunci kontak dihidupkan pertama kali. Setelah pemeriksaan tersebut, Lampu Peringatan Airbag akan mati. Jika ORC mendeteksi malfungsi di bagian mana pun dari sistem, ORC akan menyalakan Lampu Peringatan Airbag, baik sesaat atau terus-menerus.

"Karena sensor airbag mengukur perlambatan kendaraan dari waktu ke waktu, kecepatan dan kerusakan sendiri bukan indikator untuk mengetahui apakah airbag keluar atau tidak," tulis Jeep dalam buku manual Jeep Grand Cherokee tahun 2014. red/detik

0 Response to "Jeep Rilis Foto Hasil Investigasi Mobil Bos Garansindo yang Tak Keluar Airbag"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel